Kalau dulu kita harus hiking yang lumayan terjal untuk mencapai Curug Sawer, sekarang sudah ada jalan pintas menuju Curug Sawer dan Danau Situ Gunung dengan menaiki jembatan gantung yang dinamai Suspension Bridge. Jembatan ini merupakan Suspension Bridge tertinggi di Indonesia bahkan di Asia. Masih dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Situ Gunung merupakan tempat wisata alam yang saat ini sedang kekinian. Suspension Bridge tidak hanya menawarkan akses cepat untuk menikmati Curug Sawer bahkan menawarkan pemandangan hutan dan tebing-tebing mempesona di sepanjang perjalanan melalui jembatan tersebut.
Tiket masuk ke Situ Gunung Suspension Bridge Rp 50,000, harga tersebut termasuk fasiliatas ke Air Terjun Curug Sawer, Danau Situ Gunung dan bisa ditukar dengan wellcome drink dan cemilan tradisional pisang seupan (kukus) atau hui seupan (ubi jalar/singkong kukus). Area penukaran voucher wellcome drink berada sebelum pintu masuk ke jembatan.
Ada pojok selfie yang menghadap ke tebing, lokasi sebelum ke jembatan.
Ini judulnya The Woman in Black, hehe .. Karena saya ke sana sore-sore dan setelah hujan. jadi ada efek kabut-kabut-nya. The setting after the rain will not fail,sebenernya dii foto ini bukan di pojoknya sih tapi di pinggirnya, namun menurut fotograferku hasil yang bagus memang di sini. Namun view jembatan gantungnya terlihat samar tertutup kabut.
Okay. Let's go to the Brigde ...
taadaaaaa.... hujan pemirsa.. jadi wisata adrenalin nih, hihi .... udah ujan, becek gak ada ojek... eh. jadi takut licin sih sebenernya, karena hujan suasana jembatan cukup menyeramkan juga,
Untuk sampai ke Curug/Air Terjun setelah melewati jembatan, kita bisa terus jalan kaki hingga 300m. Sudah sampe air terjun foto-foto pakai jas ujan ckckc ... kalau kata orang-orang sih yang penting foto-fotonya bagus kalau saya si lebiih ke menikmati view dan suasananya. Resiko sih kalau jalan-jalan pas musim hujan. November rain gitu loh... kadang cuaca di sini memang suka beda sendiri, karen di gunung kali ya, padahal saat itu di daerah Sukabumi tengah gak turun hujan sama sekali sampai malam. Oiya karena saya pikir dan menurut kenalan yang sudah pengalaman ke sini, dari jembatan ke curug dan danau tuh dekat , jadi saya pake setelan biasa aja kek ke mall ya. wkwk ... ternyata 300m dari jembatan ke Curug itu apabila kita tarik garis lurus, dan nyatanya rute sampai curug itu belok-belok! yaah belajar dari pengalamanku ini kalau kalian yang baca blog saya (amin, kalau ada yang baca) nanti ke sini disarankan pakai sendal dan sepatu gunung ya, biar nyaman jg di kala hujan. Berhubung sudah sore banget, saya jadi gak sempet foto-foto di danau nih...
Tempat nongkrongnya di sini nih ... pas buat yang ingin ngedate sambil menikmati alam pegunungan yang masih asri, sambil makan makanan dan minuman welcome drink, juga kalian bisa membeli makanan berat di lounge cafetaria. Atau bisa sambil baca buku favorit di bleachers yang terbuat dari kayu ini, yaa mirip di Orchid Forest, Lembang lah ...
Dilansir dari halaman web backpakerjakarta.com, untuk rute ke Situ Gunung:
VIA – KERETA API
- Ambil kereta Jakarta tujuan – St Bogor (Rp 8000) dilanjutkan naik kereta Pangrango, Kereta Tujuan Bogor palegan – Sukabumi (Rp 35.000 ) dengan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan.
- Ambil pemberhentian di Stasiun Cisaat (Sebelum stasiun Sukabumi dan setelah Stasiun Karang Tengah)
- Tiba di Stasiun Cisaat bila tidak ada angkot yang mengarah langsung ke Situgunung kalian bisa naik angkot apapun dan minta diturunkan di Polsek Cisaat, waktunya sekitar 10 menitan karena dekat (Rp 5000)
- Tiba dipolsek Cisaat lalu disambung Angkot merah ke arah Situ Gunung (Rp 12.000).
VIA – ELF/ BUS
- Ambil kereta Jakarta tujuan – St Bogor (Rp 8000)
- Dari Stasiun Bogor lanjut naik angkot 03 menuju terminal Baranangsiang (Rp 6000)
- Tiba di terminal Baranangsiang, ambil Elf / Bus tujuan Bogor – Sukabumi & jangan lupa berhenti atau minta diurunkan dipertigaan Cisaat (Rp 30.000) dengan waktu tak tentu tergantung kemacetan.
- Sesampainya di pertigaan Cisaat, lanjut Naik angkot merah ke arah Situ Gunung (Rp 12.000)
Untuk yang bawa kendaraan pribadi, tempat parkir di situ gunung ini lumayan luas, bahkan banyak wisatawan rombongan menggunakan bis.
See you in next trip ya guys...

Comments
Post a Comment